Langkah Kecil menghormati alam, melalui sebatang Pohon.

Monday, October 3, 2016

Daun Bulunbaon (Bali)-Penambah Nafsu Makan

Bulunbaon begitu waktu saya kecil nenek saya menyebutnya, menyantapnya bersama bubur beras yang baru matang (Titisan) serasa bak menyantap sepotong daging, setiap pagi saya selalu ketagihan untuk mendapatkan bubur bulunbaon buatan nenek.

Mungkin sebagian dari anda belum mengetahuinya, ini adalah nama dari tumbuhan yang daunnya oleh masyarakat pedesaan digunakan sebagai sayuran, tumbuhan ini berkayu, dapat tumbuh kira-kira mencapai tinggi 3 meter, memiliki batang yang kokoh serta cabang yang banyak, tumbuhnya cabang yang banyak kemungkinan karena seringnya tanaman ini dipetik pucuk oleh empunya, sehingga memicu tumbuhnya tunas-tunas baru disekitar dahan yang dipotong.
Tumbuhan ini memiliki buah yang berbentuk bulat dan berwarna hitam pada saat buah ini masak, walau buahnya dapat pula dikonsumsi namun sangat jarang orang yang mencarinya, disamping tempatnya biasanya dipucuk dahan dan biasanya buah ini hanya menjadi makanan burung-burung liar

Khusus untuk daun bulunbaon, pemanfaatannya sendiri ada berbagai macam cara baik itu diurab ataupun hanya sekedar disertakan pada saat memasak bubur, untuk dapat diolah sebagai sayur yang baik, digunakan daun bulunbaon yang relatif masih muda, daun yang muda memiliki warna yang lebih terang serta fisik daunnya  lebih lembut.

Saat dimakan daunnya terasa agak sedikit pahit namun memiliki Aroma yang segar, untuk pengolahannya sendiri sangatlah mudah, cukup rebus sebentar daun bulunbaon yang baru dipetik, tentunya masih segar, lalu dicuci bersih dan kemudian direbus hingga layu, setelah itu daun dipotong-potong atau diiris, buatlah ukuran potongannya sesuai selera, kemudian bahan sayur urab telah tersedia, dapat dikombinasikan denga sayuran lainnya seperti kacang panjang maupun buncis.
Bagi teman teman yang belum pernah mengkonsumsi sayuran ini sebelumnya, ada cara lain yang saya sarankan untuk mengkonsumsinya yaitu dengan cara mencobanya sedikit saja terlebih dahulu, dengan cara mencampurkan daun muda dari Tanaman ini, petik secukupnya atau beberapa lembar daun yang muda (bukan yang pucuk), lalu masukkan atau letakkan kedalam panci saat anda membuat bubur beras, cukup masukkan pada saat bubur sudah matang, maka anda dapat melatih lidah anda untuk mulai menyukai sayuran ini, pada awalnya mungkin anda akan tidak menikmatinya, namun setelah berulang anda pasti akan mulai ketagihan, apalagi bagi anda yang menginginkan makan-makanan yang alami, kelak setelah anda pernah mencobanya dan dikemudian hari anda akan tahu aroma Bulunbaon begitu menggugah selera.
cintapohonku.com
Share:

0 comments:

Post a Comment

ads

Total Tayang Halaman

Ads