Langkah Kecil menghormati alam, melalui sebatang Pohon.

Sunday, April 16, 2017

Lumut (Bryophyta)

Kadang luput dari perhatian kita, walau sejatinya amat sering kita saksikan dan hal itu kita anggap amat lumrah, namun tahukah teman-teman mengenai fenomena lumut yang biasa tumbuh di batang batang pohon.?
Mungkin kita menyangka jika tanaman yang ditumbuhi oleh lumut, dan menjadi memiliki penampilan mirip penyakit kulit tersebut kurang baik, tentu kita salah, sejatinya dimana kita masih bisa menjumpai tanaman dengan banyak belang-belang lumut pada batangnya tersebut adalah menandakan bahwa area sekitar mereka tumbuh merupakan area yang masih memiliki tingkat polusi yang rendah atau tempat yang berudara bersih.

Biasanya tanaman lumut yang banyak kita jumpai menempel pada pohon adalah diantaranya :
  • Lumut daun:Lumut daun merupakan tumbuhan kecil yang mempunyai batang semu dan tumbuhnya tegak, Bentuk daunnya berupa lembaran yang tersusun spiral.
  • Lumut hati:Lumut hati biasanya ditemukan menempel pada pepohonan dan media lain di daerah beriklim badah, Bentuk tubuhnya berupa lembaran mirip bentuk hati dan banyak lekukan. Tubuhnya memiliki struktur yang menyerupai akar, Tidak memiliki batang dan daun. Reproduksi secara vegetatif.
  • Lumut kerak:lumut kerak sebagian besar terdiri dari hifa jamur yang berjalin rapat, yang menyerupai spons yang dapat menyerap air. Terdapat rizoid yang berfungsi sebagai pelekat, menyerap air dan garam-garam mineral.
Jadi merupakan cara yang sangat sederhana bagi kita untuk dapat menilai di suatu daerah atau tempat ataupun kawasan untuk menentukan tingkaat polusi udara di lingkungannya, hanya dengan melihat sepintas kondisi pepohonannya, maka kita dapat segera menyimpulkannya, namun begitu, ini hanyalah analisa awal yang kasat mata, diperlukan penelitian dan alat khusus jika harus membuktikan secara ilmiah.

Demikian yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat.
www.cintapohonku.com

Share:

Kantung semar ( Nepenthes )

Tanaman yang satu ini merupakan tanaman yang cukup unik di pendengaran kita, hal itu bukanlah lamtaran tanaman ini memiliki wujud yang aneh ataupun pola pertumbuhan yang berbeda dengan tanaman lainnya, jika dilihat dari bentuknya, tanaman ini terkesan biasa-biasa saja, mirip tanaman semak liar biasa yang tumbuh diantara tanaman-tanaman liar dan semak-semak di pingiran hutan dan dataran tinggi yang lembab.
Di dataran pulau jawa tanaman ini disebut dengan nama kantung semar, serta menjadi penamaan secara nasional.
Tanaman ini memiliki bentuk batang silindris yakni berbentuk bulat memanjang dan tergolong tanaman merambat, namun tumbuhnya bukan merambat di tanah, melainkan mereka merambat pada tanaman inang, hingga dapat mencapai ketinggian 5 hingga 10 meter.
pada batangnya tumbuh daun tunggal berselang seling mengitari batang tanaman ini.

Kingdom:
Plantae
Divisi:Magnoliopphyta
Kelas:Magnoliopsida
Ordo:Caryophyllales
Famili:Nepenthaceae 
Genus:Nepenthes

Bentuk daunnya lonjong memanjang memiliki tepian rata dan permukaan daun halus, pada bagian ujung daun meruncing dan memiliki belalai panjang yang pada ujungnya menggantung sebuah kantung berbentuk tabung berrongga, nah disinlah letak keunikan dari tanaman ini, kantung yang menggantung di ujung daunnya inilah yang banyak menarik perhatian masyarakat untuk memiliki tanaman ini, baik sebagai penghias pekarangan maupun sebagai tanaman yang dapat mempercantik ruangan dalam rumah.

Mengenai tanaman ini yang pernah saya baca, kantung yang dimilikinya sejatinya bukanlah kantung yang hanya sebagai hiasan bagi tanaman ini, melainkan kantung ini merupakan alat yang digunakan oleh tumbuhan untuk mendapatkan asupan mineral dan protein, selain dari akarnya, dengan cara menyerap protein dari bangkai serangga-serangga kecil yang mati terjebak dalam kantungnya tersebut, oleh sebab itulah tanaman ini termasuk tanaman carnivora.
Untuk pemanfaatan lain tanaman ini belum saya ketahui, namun tidak ada salahnya jika kita sedikit dapat berbagi pengetahuan mengenai tanaman ini, siapa  tahu ada rekan-rekan yang memiliki pengetahuan perihal manfaat herbal tanaman ini semoga dapat bermanfaat bagi yang lain.
Terima kasih.
www.cintapohonku.com
Share:

Simbar / Simbrah

Merupakan tanaman jenis paku-pakuan yang tumbuhnya menempel pada batang tanaman, memanfaatkan tanaman lain sebagai media untuk menempel, walau sejatinya dia bukanlah tanaman parasit, karena untuk tumbuhnya tidaklah mengandalkan penyerapan zat makanan dari tanaman inangnya, melainkan dari serapan air hujan dan pelapukan daun-daun yang terperangkap pada cekungan inti pohonnya diantara daundaunannya yang menjulur keluar.

Tanaman ini bukanlah tanaman berkayu, memiliki inti yang tersembunyi di dalam serat akar serabut yang tumbuh disekitarnya, akar berbentuk serabut mirip spon inilah yang berfungsi sebagai penyerap dan penampung air agar bagian akarnya tetap lembab.
Memiliki bentuk daun lonjong memanjang dengan batang daun kokoh, berpenampang luar halus dan rata serta meruncing pada bagian ujungnya.
Biasanya tanaman ini tumbuh dengan baik pada daerah bersuhu lembab dan basah, menghiasi ranting-ranting pohon di dalam hutan dan kebun, namun dengan sedikit ketelatenan, tanaman ini juga dapat ditanam pada tempat yang bersuhumpanas, namun tentunya dengan sedikit rekayasa kelembaban, dengan sedikit rutin menyiram dan membasahi bagian daun dan akarnya, maka akan membantu tanaman ini untuk dapat hidup layaknya pada habitat aslinya, dimana pada habitat aslinya, tanaman ini hanya mengandalkan kelembaban alami serta serapan air dari udara dan hujan untuk menjaga kelembaban akarnya.
Cara mengembangkan tanaman ini tergolong mudah, jika dimanfaatkan sebagai hiasan pekarangan, cukup dengan menempelkannya pada batang tanaman atau pohon yang ada di pekarangan, atau dapat pula memanfaatkan media pot dengan diberikan bantalan derpihan pakis atau potongan sabut kelapa, maka tanaman yang cantik ini dapat berkontribusi menambah keasrian pekarangan atau taman anda, kesan alami pegunungan akan tampak dari penambahan tanaman ini di pekarangan rumah anda.
Selamat mencoba.
www.cintapohonku.com
Share:

Pungut

Merupakan tanaman dari jenis tanaman peredu, banyak kita jumpai pada daerah dataran rendah, di tanah air tanaman ini juga dapat tumbuh dengan baik pada tempat-tempat dengan keadaan tanah yang cukup kering dan daerah panas, pertumbuhannya relatif lambat, namun memiliki kemampuan bertahan yang baik, oleh sebab itu di Bali, khususnya di daerah saya, tanaman pungut banyak kita jumpai digunakan sebagai tanaman pagar pembatas tanah tegalan.

Berikut sedikit dapat saya sampaikan mengenai tanaman ini.
  • Batang: batang tanaman merupakan tanaman berkayu, memiliki batang, cabang dan ranting relatif banyak, serta dapat tumbuh tegak lebih dari 3 meter.
  • Daun: jenis daun yang dimiliki oleh tanaman ini adalah daun majemuk, dalam satu tangkai terdapat beberapa helai daun, daunnya berbentuk bulat lonjong berukuran kecil, memiliki tepian sedikit agak bergelombang.
Pemanfaatan atas  tanaman ini di masyarakat sangat populer sebagai tanaman hias yaitu digunakan sebagai bonsay, itu dikarenakan tak lain adalah karena karakter batang serta daun yang dimilikinya sangat ideal untuk dijadikan bonsai.

Tidak hanya sampai disitu, menurut penuturan orang-orang di daerah saya..dahulunya masyarakat memanfatkan daun pungut
Ini sebagai herbal untuk membantu melancarkan pengeluaran darah sisa persalinan pada wanita yang selesai melahirkan, caranyapun sangat sederhana, cukup menggunakan segenggaman daun pungut yang masih muda, diremas dengan menggunakan air matang lalu disaring, nah air remasan inilah dikonsumsi 1 hingga 2 cangkir sehari.
Demikianlah sedikit info yang dapat saya teruskan, semoga sedikit dapat menambah pengetahuan kita..
Terima kasih

www.cintapohonku.com
Share:

Pohon Bayur:Pterospermum javanicum Bayur

Dari sekian banyak nama -nama tanaman yang kita ketahui, mungkin sedikit agak asing di pendengaran kita.
Tanaman ini memang adalah tanaman liar yang biasanya tumbuh alami di hutan-hutan baik dataran tinggi maupun dataran rendah, di Bali sendiri tanaman ini menempati posisi yang lumayan bagus dalam deretan tanaman-tanaman yang menghasilkan kayu untuk keperluan bahan bangunan, walau sejatinya tanaman ini tidak secara khusus dibudidayakan, namun ketersediaannya di alam masih banyak, bagi masyarakat yang mengetahui jenis dan manfaat akan kayu bayur ini maka mereka akan tetap membiarkan tanaman ini untuk tumbuh serta berkembang di area tegalan yang mereka miliki, itu karena kayunya memiliki harga yang cukup baik di pasaran.
Pohon bayur dapat tumbuh menjulang hingga puluhan meter, memiliki percabangan yang berumpun dibagian atas, sedangkan pada bagian batang pohonnya biasanya jarang memiliki cabang, maka sangat ideal dimanfaatkan sebagai kayu pertukangan atau bahan bangunan, karakter kayunya juga cukup padat, namun biasanya bagian pohon ini sangat digemari oleh sejenis kumbang yang berkembang biak pada bagian batang pohon tanaman ini, dimana larva dari kumbang ini biasanya meninggalkan bekas lubang-lubang pada batang tanaman, namun begitu, hal itu tidak begitu berpengaruh bagi kekuatan dari kayunya.


Kulit kayunya berwarna merah kecoklatan, sedikit agak kasar.
Pada bagian daun, tanaman ini memiliki bentuk daun yang berbentuk lonjong, berpenampang halus pada bagian atas, sedangkan pada bagian bawah daunnya berserat lembut terutamanya pada daun muda.

Demikian pula dengan buahnya, memiliki buah bulat lonjong berwarna senada dengan warna batangnya, dan bagian buahnya ini walau tidak dikonsumsi manusia namun amat digemari oleh hewan-hewan liar seperti burung dan tupai.
Kulit batang pohon bayur di masyarakat digunakan sebagai bahan pewarna pada produksi minuman tuak, memunculkan warna kemerahan pada minuman tuak dengan cara merendam batang tanaman ini yang sedikit agak dimemarkan pada tempat penampungan tetesan air dari batang bunga aren.
Untuk daunnya, biasanya lapisan serat putih yang terdapat pada bagian bawah tanaman bayur tersebut dapat digunakan sebagai bahan atau serat membuat bola, dengan cara mengelupas dan memisahkan bagian serat putih yang ada pada bagian bawah daun bayur, digulung-gulung membentuk bola, namun membutuhkan banyak daun untuk menjadikannya bola yang lembut dan ringan.
Untuk pemanfaatan obat, sampai saat ini saya belum mendapatkan informasi secara langsung, namun dari informasi yang tersedia di taman usada kebun raya Eka Karya Bali, tepatnya di Bedugul Tabanan... diketahui tanaman ini masuk kedalam jajaran tanaman manfaat obat.
Namun begitu, walau tanpa memiliki manfaat obat sekalipun, tanaman bayur layak untuk kita pelihara, demi kelangsungan hidup hayati di muka bumi ini.

www.cintapohonku.com
Share:

ads

Total Tayang Halaman

Ads